Tedung e beddhih, Cara Tidur Unik Dari Madura 

Sumber: dokumen pribadi erza

Tidur, siapa sih yang gak suka tidur? Mungkin beberapa sobat wara yang ditanya masalah hobi jawaban dari kalian adalah tidur sambil cengar cengir . Cuma bercanda, tidur kan emang kebutuhan kalau emang dibuat hobi mah agak kebacut haha. 

Tahu gak sih di Indonesia ada lo cara tidur unik yang kalau main ke daerah ini perlu dicoba deh. Seperti pada umumnya, tidur pasti beralaskan kasur, ditemani bantal, guling dan dia  selimut. Paling gak, minimal sobat wara tidur kalau gak ada kasur pasti di alas, setidaknya tikar atau sekedar sekedar selimutmu yang teralihkan jadi alas. Yup pada umumnya yah.

Ada salah satu fenomena unik tradisi di salah satu pulau di Indonesia nih, yup Madura! Masyarakat setempat menyebutnya Tedung e beddhih.  Tepatnya di daerah Sumenep di desa Legung ada cara tidur yang gak kayak biasanya. Ada bantal? Ada. Ada guling? Ada juga dong.  Ada kasur? Oh tidak-tidak. 

Masyarakat Legung tak pernah memakai kasur sebagai alas tidurnya sebagai gantinya alas tidur memakai pasir pantai. Tradisi ini sudah ada sejak dahulu dan merupakan kearifan lokal yang masih tetap dijaga hingga saat ini. Masyarakat Legung lebih nyaman tidur dengan pasir yang tentu saja pasir tersebut diambil dari pantai di daerah setempat. Wah spring bed empukmu kalah sobat wara!

Tentunya pasir yang digunakan tidak sembarang pasir. Selain ada pantai tertentu sebagai sumber mengambil pasir untuk tidur mereka, Pasir ini pun juga sudah disterilkan alias dibersihkan juga. Jadi fix de aman sentosa gak gatel, kotor apalagi lengket. Gak sama sekali. 

Masyarakat Legung percaya tidur di atas pasir seperti ini selain lebih nyaman dan empuk juga mempunyai beberapa manfaat bagi kesehatan di antaranya dapat memperlancar sirkulasi darah, mengembalikan metabolisme tubuh, anti bakteri dan manfaat lainnya.Hmm pantas nyaman sehat sentosa gais. 

Selain bentuk kebiasaan mereka tidur di pasir secara tak langsung keunikan tradisi ini meningkatkan sumber ekonomi desa Legung lo. Yah gitu deh, uniknya tradisi ini menarik wisatawan maupun peneliti yang ingin mencoba dan merasakan sensasi tidur di pasir ini. Sebagai bentuk penelitian atau hanya sekedar penasaran pengen cobain sambil wisata ke Madura hehe. Jadi sobat wara, apa kamu berminat juga untuk Tedung e beddhih? 

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *