"Terima kasih sudah menjadi seseorang yang lebih sabar, lebih bisa menerima perbedaan, lebih kuat, jadilah seseorang yang lebih hebat dari dirimu sekarang" Ucap Diriku versi 2018
"Terima kasih telah berjuang sekuat tenaga, jangan lupa jasa orang-orang yang telah membantumu sampai detik ini, melihat perjuanganmu, melihat keringatmu. Selamat kepadamu telah mencapai titik yang ingin kamu capai sejak umur dewasa belum datang"
Ucap Diriku versi 2017
"Semoga Mas bisa menerima kenyataan disaat harapanmu tidak terpenuhi. Jangan jatuh di lubang yang sama"
Ucap Diriku versi 2014
"Maafkan Aku yang dangkal, sok tahu, sok memimpin. Maaf telah membuat Mas tidak percaya diri ketika dipercayakan menjadi seorang pemimpin. You could blame me, if you want. Dari titik ini, Mas mulai kehilangan sesuatu yang Mas mungkin cari sekarang"
Ucap Diriku versi 2012
"Maaf, Mas ku belum bisa mengucapkan apa-apa karena aku saat ini masih belum bisa memandang sesuatu yang benar atau salah seperti Orang dewasa sering bilang kepadaku, mungkin Mas setuju."
Ucap Diriku versi 2010
Menjumpai diriku sendiri dari berbagai lapisan waktu masa lalu seperti sedang duduk diĀ ruang putih tak terbatas dan menghadap ke kaca putih tanpa ada bayanganku dengan hiasan ornamen cokelat di semua sisinya. Dari cermin perlahan terlihat seseorang berjalan ke arahku yang nyatanya memang itu Aku. Setelah Aku selesai bicara bergantilah dengan Aku dari waktu masa lalu lainnya.
Setelah semua selesai, terbesit di pikiranku
"Bisa kah aku pergi ke masa depan untuk menyampaikan sesuatu?"
Tahun 2011 di salah satu SMP Negeri, Surabaya.Masa-masa SMP merupakan masa yang paling ambisius untuk aku, masa pencarian jati diri, pengkhianatan sebuah hubungan…
Setelah semua selesai, terbesit di pikiranku”Bisa kah aku pergi ke masa depan untuk menyampaikan sesuatu?”Lalu aku bangkit dari dudukku dan membalikkan badan. Seketika…
Sejak menghilangnya dia, si Abu-Abu, membuatku yakin untuk berjalan maju dan melihat ke belakang jika diperlukan. 3 bulan berlalu sejak menghilangnya dia, aku…
Cerita ini bersetting sebelum aku menjadi host warawaraproject dan terjun ke dunia review film di youtube. Disinilah aku menciptakan “teman” di setiap konflik…