Another Day to Play: Ketika Imajinasi Menjadi Bahasa Anak
Surabaya, Kamis, 25 Juli 2025. Pameran Another Day to Play resmi dibuka di Museum Pendidikan Surabaya, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2025. Diselenggarakan oleh Lotus Art Course dan digagas bersama Orasis Art Space, pameran ini menampilkan karya dari 12 seniman muda yang mengeksplorasi dunia anak-anak melalui bahasa visual.
Tidak seperti program pendidikan formal yang sering menuntut anak-anak menjadi versi miniatur orang dewasa, Another Day to Play justru mengajak orang dewasa untuk kembali belajar menjadi anak-anak. Pameran ini menjadi ruang reflektif yang mempertanyakan ulang makna bermain, imajinasi, dan ekspresi di tengah realitas digital dan komersialisasi masa kecil.

“Bermain itu bukan kegiatan pinggiran,” ujar Putu Mahendra, pendiri Lotus Art Course. “Itu cara anak-anak membaca dunia dan menjawabnya dengan imajinasi.” Dalam wawancara yang dilakukan bersama Warawara, Putu menjelaskan bahwa pameran ini lahir dari keyakinan bahwa seni adalah bahasa awal anak manusia. Lotus Art Course sendiri tidak bertujuan mencetak seniman teknis, melainkan menciptakan ruang bagi anak untuk tumbuh, merasa, dan berpikir secara visual.

Salah satu seniman muda yang terlibat, Joyce, menghadirkan lukisan sebuah pohon besar dalam lanskap fantasi. Ia menyebut pohon tersebut sebagai “tempat aman dalam pikirannya”—simbol ketenangan di tengah hiruk pikuk dunia nyata. Dengan medium cat akrilik, karya Joyce menampilkan visual yang cerah namun tetap intim. “Keindahan bisa datang dari hal yang nggak nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Kaylee, seniman muda berusia 14 tahun yang telah meraih penghargaan di ajang internasional, menampilkan empat figur karakter dengan kepala dihiasi buah dan daun dalam bingkai oval seperti potret resmi. Setiap karakter menghadirkan ekspresi dan kepribadian yang berbeda—dari yang percaya diri hingga yang pemalu. Elemen buah dalam karyanya dimaknai sebagai metafora dari gagasan dan identitas unik tiap anak. “Menjadi anak bukan soal menjadi versi kecil orang dewasa, tapi menjadi utuh dalam keragaman ekspresi,” jelas Kaylee.
Another Day to Play bukan hanya ruang pamer, tetapi juga ruang dengar dan ruang rasa. Melalui warna dan bentuk, anak-anak dalam pameran ini menunjukkan bahwa bermain adalah metode berpikir, bentuk keberanian, sekaligus perlawanan terhadap dunia yang terus menyederhanakan masa kecil menjadi komoditas atau konten.
Pameran ini terbuka untuk umum mulai 26 Juli hingga 3 Agustus 2025, setiap hari (kecuali senin) pukul 09.00–21.00 WIB di Museum Pendidikan Surabaya, Jl. Genteng Kali No. 10. Informasi dan reservasi dapat diakses melalui Instagram @lotusartcourse atau @orasisartspace. Masuk gratis untuk anak-anak, pelajar, guru, dan keluarga.
📅 Jadwal Program Publik
Seluruh program berlangsung di Museum Pendidikan Surabaya dan terbuka untuk umum. Untuk harga tiket masuk sebesar Rp.5000 dan informasi tiket dan registrasi kunjungan tersedia di: https://tiketwisata.surabaya.go.id/destination/museum-pendidikan
Tanggal Program Waktu
26 Juli – 2 Agustus Guided Tour 14.00 – 15.00 WIB
26 Juli Curatorial Tour 13.00 – 14.30 WIB
26 Juli Artist Talk (Joyce, Kaylee, Nadine) 12.00 – 13.00 WIB
27 Juli Kids & Family Guided Tour 12.00 – 13.00 WIB
27 Juli Art Station with Gempita & Cello 13.00 – 14.00 WIB
27 Juli BISINDO Guided Tour 15.00 – 16.30 WIB
2 Agustus Draw Us Closer (Madeleine, Raynold, Akhtar) 15.00 – 16.30 WIB
2–3 Agustus Kids & Family Guided Tour 12.00 – 13.00 WIB
3 Agustus Art Performance with Aisyah 13.00 – 14.00 WIB
3 Agustus BISINDO Guided Tour 18.00 – 19.00 WIB
👩🎨 Seniman Terlibat
Aisyah Azkadina A.A • Ali Akhtar Aryasatya • Alisha Cheryl Zaffa A. • Gempita R. Ramadhani • Joyce Zerlina • Joseph Pierre Budiono • Kaylee Ann Siswanto • Louisa C. Simanjuntak • Madeleine L. Tongku • N. Adinata Mayakori • Nadine Fave • Raynold Alexander Sie
📍 Informasi Pameran
Judul: Another Day to Play
Tanggal: 26 Juli – 3 Agustus 2025
Lokasi: Museum Pendidikan Surabaya
Alamat: Jl. Genteng Kali No. 10, Surabaya
Jam Buka: 09.00 – 21.00 WIB (tutup setiap Senin)
Biaya Masuk: Gratis untuk anak-anak, pelajar, guru, dan keluarga
