Ary Sutedja Menggelar Konser Musik Klasik Internasional di Cak Durasim

Ary Sutedja  membuka Konser Musik Klasik Internasionalnya yang diselenggarakan di Taman Budaya Cak Durasim, Minggu 28 September 2025 dengan Tembang Alit karya Jaya Suprana yang menghadirkan perpaduan irama music Jawa dan Bali.

Dalam Konser Musik Klasik tersebut,  Ary Sutedja tidak sendiri, ia berkolaborasi dengan musisi dunia Christophoros Stamboglis yang merupakan vocal bass asal Yunani dan menggandeng pianis berbakat Indonesia, Elmira David. 

Kepiawaian Ary Sutedja menekan tuts piano diiringi suara lembut dari Christophoros menghasilkan musik yang indah. Musik sendiri merupakan Bahasa universal yang mampu mendobrak gap generasi, itu terbukti dari beragamnya audiens yang hadir untuk menikmati keindahan tersebut.

Ary Sutedja dalam konser kali ini membawakan beberapa karya maestro bersama Christophoros Stamboglis berupa dari Vergin, Tutto Amor (Francesco Durante), Bois épais ( Jean Baptiste Lully), Du bist wie eine Blume (Robert Schumann), O wüsst ich doch ( Johannes Brhams), hingga Ständchen ( Franz Schubert). 

Meski sebagian lagu yang Mereka lantunkan berbahasa Italia dan Jerman, itu tidak menghalangi audiens untuk larut dalam indahnya setiap karya yang Mereka bawakan, itulah ajaibnya music, mampu dipahami lewat rasa dan menembus batas pemahaman lirik. 

Selain itu Ary Sutedja juga berduet dengan pianis Elmira David. Duet pianis ini menambah warna dan keindahan di konser tersebut. 

Sebelum menutup Konser Musik Klasik di Surabaya, Ary dan Christophoros menghadirkan memori nostalgia dengan mengalunkan lagu popular Frank Sinatra. Dua lagu legendaris Strangers in the Night (1966) dan My Way (1969) menutup sore itu dengan manis. 

Seusai konser, Ary Sutedja bersama duetnya turun panggung untuk menyapa para audiens dan melakukan sesi foto dengan para penikmat karya Mereka. Dan tidak lupa, Christophoros juga meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dengan para pecinta music klasik. 

Konser Musik Klasik Internasional ini di inisiasi oleh komunitas Juang Surabaya bersama Jak Art yang didukung oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya.

Acara ini hadir dalam rangka menumbuhkan apresiasi seni music klasik di Surabaya dan menjadi ruang bertemunya aneka ragam budaya dunia. 

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *