Cak Durasim, Basecamp Masyarakat Menikmati Seni

Sumber : Dokumen pakarsajen FIB UNAIR 2018

Panggung megah kek gini bukan di luar negeri lo sobat wara, coba masuk ke Gedung taman budaya Cak Durasim, kamu seakan disambut kursi teater yang nyaman dengan pementasan seni tradisional yang siap melahapmu.

             Siapa sih yang gak tahu gedung Cak Durasim ? mungkin sobat wara yang bukan asli Surabaya baru mendengar atau sekedar tahu tapi belum sempat kesana. Arek Suroboyo nih pasti sebagian pernah dong datang kesana? Minimal lewat deh hehe. Gedung yang berada di lokasi pusat kota Surabaya ini tepatnya di Jalan Genteng Kali No. 85 adalah sebagai gedung taman budaya Jawa Timur.

            Cak Durasim sendiri ialah tokoh seniman teater. Khususnya seniman ludruk. Ia pun merupakan tokoh pejuang juga lo riwayat terakhirnya saat ia mulai mengkritik pemerintahan Jepang dan kemudian ditangkap sampai akhir hidupnya yang kemudian namanya menjadi gedung kesenian taman budaya Jawa Timur nih..

            Gedung Cak Durasim atau biasa para arek Suroboyo langsung bilang Cak Durasim / Cakdur ini ialah sebuah ruang inspirasi dan wadah bagi seniman menyajikan maupun belajar seni dan budaya. Gedung ini juga dikenal sebagai gedung pertunjukan yang biasanya menampilkan pertunjukan-pertunjukan seperti ludruk, drama, maupun kesenian lainnya.

            Cak durasim gak hanya sebagai gedung pertunjukan lo, para seniman dari yang junior sampai senior berkumpul menjadi satu dalam satu ruang saling menginspirasi dan belajar. Terlebih lagi,Cak Durasim biasanya memiliki jadwal pementasan yang sobat wara dapat menyaksikan sesuai selera hehe. oh ya tak jarang juga para mahasiswa maupun komunitas seni, sastra atau yang masih berbau budaya nih haha sering kali menyajikan sebuah pementasan disini.

            Gedung teater di dalamnya yang nyaman dan cukup memuat banyak penonton ini juga memiliki beberapa aturan yang harus kamu tahu sobat wara, yup gak hanya bioskop aja yang ga bolehin bawa makan atau minum tapi gedung teater Cak Durasim pun demikian.

            Taman budaya satu ini memberikan ruang bagi mereka yang suka, minat dengan kesenian khususnya kesenian dan budaya lokal Jawa Timur. Beberapa jadwal latihan kesenian pun disediakan disini. jika beruntung, saat kesana kamu dapat menyaksikan para bocah menari tradisional dengan luwes dan lucunya atau muda mudi yang keren jago main musik tradisional kayak gamelan, gong dan lainnya di pendopo pelataran Cak Durasim eh ketemu juga sama sinden yang ayu plus merdu suaranya.

            Bagi kalian para muda mudi ini juga salah satu alternatif kalian yang bosen sama hirup pikuk kota Surabaya yang identik sama mall aja sekali kali lah yup ajak doi teman kesini, selain bisa memperluas pengetahuanmu soal budaya Indonesia. Kalian secara gak langsung belajar sejarah, peradaban, sosial, bahkan politik lewat pementasan-pementasan para seniman keren disini. Gak ada ruginya. yah itung-itung kalau kencan sama doi (itupun kalau punya) yang antimainstream dikit gitu lo. Huehuehue.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *