Ngudang, Bentuk Parenting Anak Lewat Tradisi

Sumber: Unsplash.com

       Halo sobat wara, kalian punya adik bayi atau balita yang sering banget dihibur dengan ngudang gak sih? Bahkan saat kita masih dibuaian dan rewel kita secara tak langsung dihibur dengan ngudang oleh orang tua maupun orang-orang sekitar kita.

       Atau baru mendengar kata ngudang? Kalian yang asli orang jawa pasti gak asing lagi dengan istilah ngudang. Hmm dalam bahasa Indonesia pun ngudang masih belum bisa ditemukan dengan arti yang  memiliki makna sama hehe.

       Ngudang ialah bentuk hiburan atau puji-pujian orang tua kepada anaknya yang masih balita atau berada pada umur-umur masa emas bayi. Kalau dalam bahasa sansekerta, ngudang berarti ‘dipuji-puji’ atau ‘diharap-harap’. Makanya sobat wara, biasanya ngudang banyak bentuknya.

       Apa aja sih? Ya kayak kamu ngudang bayi atau anak kecil. Biasanya perkataan pujian seperti “Anak lanang/ wadon pinter dewe…” (Anak laki/perempuan pintar) yang dilontarkan orang tua pada anaknya dengan nada yang khas. Tak hanya pujian sekelebat bentuk ngudang biasanya juga dalam kidungan atau sebuah tembang yang memiliki arti-arti yang baik.

       Salah satu tembang ngudang biasanya ialah Lela Ledhung- Tak lela lela lela ledung Cup meneng ojo pijer nangis Anakku sing ayu rupane Tak gadang biso urip mulyo Dadiyo wanito utomo Ngluhurake asmane wong tuwo Dadiyo pandekare bongso. Dan masih panjang kelanjutannya hehe. Itu cuplikannya aja ya sobat hehe. Inti artinya ialah bentuk ngudang tersebut menghibur si anak agar tak rewel dan memberikan pesan-pesan harapan orang tua pada si anak  . Jangan menangis, nanti cantiknya hilang. Diharapkan akan menjadi wanita mulia yang dapat membanggakan orang tua.

       Nah sobat wara, ngudang juga bermanfaat lo bagi hubungan si orang tua dan anak. Dari tembang-tembangnya saja dan artinya, ngudang sebagai bentuk pujian dan harapan orang tua pada anaknya kelak. Sebagai do’a secara tak langsung untuk anaknya melalui ngudang-ngudang yang disampaikan.

       Ngudang tak hanya sebagai harapan orang tua untuk si kecil. Biasanya, kedekatan hubungan si anak dan orang tua pun akan semakin hangat. Melalui kidung atau tembang yang disampaikan dengan memiliki makna-makna baik ngudang pun dapat menjadi bentuk parenting pada anak dengan tradisi.

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *