Ogoh-Ogoh Penarik Seluruh Umat

sumber: Shutterstock

            Sebelum hari raya Nyepi, kalian tahu ga sobat wara, terlebih lagi sobat wara yang beragama Hindu yang biasanya merayakannya. Sehari sebelum Nyepi biasanya  dimeriahkan dengan arak-arak ogoh-ogoh. Sebagian besar tahu lah apa sih ogoh-ogoh itu. Masyarakat biasanya mengerti dengan istilah patung patung yang baisanya ada saat hari raya Nyepi. Lebih tepatnya  sebuah patung berbentuk raksasa yang dibuat menyerupai buta menyeramkan maupun makhluk-makhluk lain dan bermacam-macam.

            Ogoh-ogoh dibuat lebih banyak dipresentasikan dengan buta kala yaitu seorang makhluk yang dianggap negatif . Maka dari itu biasanya  ogoh-ogoh akan dibakar setelah diarak keliling oleh pemuda-pemuda. Harapannya lebih terarah pada sesuatu yang negatif akan berkurang bahkan hilang.

            Tahu gak sobat wara? Di salah satu daerah di perbatasan Surabaya Gresik tepatnya lakarsantri dan sekitarnya pun setiap menjelang nyepi pasti diadakan kemeriahan seperti ini. Acara seperti ini tak hanya dihadiri para umat Hindu. Masyarakat non-Hindu pun turut serta meriahkan arak-arak ogoh-ogoh terlebih lagi para bocah yang antusias melihat para patung-patung yang diarak.

            Bahkan tak jarang mereka yang sibuk pun meluangkan waktunya demi menonton arak-arak ini, seperti sudah menjadi kebiasaan masyarakat memeriahkan bersama.Hal seperti inilah yang secara tak langsung ogoh-ogoh memberikan daya tarik sendiri bagi seluruh umat. Tak hanya bermakna bagi yang merayakannya tapi juga seluruh umat. Rasa toleransi akan semakin meningkat. Guyub rukun sak kabehee..

            Ada pesan-pesan yang dikandung universal dari arak-arak ogoh-ogoh bagi seluruh umat. Selain mengingatkan untuk selalu membuang hal negative, tradisi ini mengingatkan pada satu hal yang sangat penting yaitu karena Indonesia berbeda maka keindahan tercipta. Salam toleransi…

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *